KASIH YANG DINGIN APA YANG PANAS?

Pernah gak sih kalian bingung, pas lagi ada yang cedera, mau ngasih kompres yang dingin apa yang panas?

Eits… Tenang-tenang.

kali ini kita akan cari tahu, pemberian kompres pada saat mengalami cedera.

kompres Dingin

Pas lari sore sama temen-temen, tiba-tiba ada yang cedera. Aduh, bingung deh harus ngapain. Mau dibawa ke klinik tapi jauh, alat medis nggak ada. Tenang-tenang, karena alat-alat yang ada disekitar kamu bisa banget kamu gunain untuk menangani masalah ini.

Pertama kali yang harus kamu lakukan adalah untuk tetap tenang, dan siapkan handuk yang nantinya akan digunakan untuk pembungkus es. Handuk berisi es ini lah yang akan ditempelkan kebagian tubuh yang cedera. Tapi enggak ada handuk gimana dong? Tenang aja sob, yang penting esnya bisa ditempatkan pada bagian yang cedera dan jangan lupa, kalo tiap tempelan es itu tiap 15 menit sekali harus diangkat, agar tidak memberikan efek seperti terbakar yang justru malah merugikan.

Kapan Kompres Panas Digunakan? 

Jantung kita terus memompa darah ke seluruh bagian tubuh, memasok nutrisi dan oksigen. Jika Anda mengalami cedera, maka tubuh secara normal akan mensuplai darah tambahan dan nutrisi ke bagian yang cedera, untuk melawan antibodi dan melakukan proses penyembuhan alami. Terapi panas mensimulasikan pembuluh darah dan membantu pembuluh darah terbuka lebih luas untuk meningkatkan sirkulasi darah di bagian cedera. Yang pada akhirnya mempercepat proses penyembuhan Anda.

Anda juga dapat menggunakan kompres panas pada kondisi kronis, tepat sebelum melakukan kegiatan fisik. Panas membuat otot-otot rileks dan kendur. Sebelum memberikan terapi panas, pastikan panas yang diberikan tidak terlalu panas, atau hanya mengenai bagian yang cedera saja. Perlu diperhatikan untuk tidak menggunakannya selama berjam-jam, karena membuat Anda merasa kaku.

Kapan Kompres Es Digunakan?

Kompres es bekerja berlawanan dengan kompres panas. Kompres es biasanya diterapkan pada cedera tiba-tiba atau akut, hal ini disebabkan es membantu dalam mengurangi pembengkakan atau perdarahan, jika ada. Kompres es membatasi aliran darah di daerah cedera dan menyebabkan mati rasa dan yang paling penting adalah mengurangi rasa sakit Anda. Es juga membantu tubuh untuk fokus menjaga kecepatan yang stabil dalam proses penyembuhan.

Oleh karena itu, pengobatan es efektif untuk mengobati keseleo atau memar dengan sendikit pendarahan, dan mengurangi pembengkakan dan nyeri. Jangan gunakan es batu langsung pada luka, gunakan kompres es, atau menempatkan beberapa es batu dalam kantong plastik, atau bungkus dengan handuk dan menerapkannya pada daerah cedera. Setelah mengkompres luka dengan es, periksalah perubahan warna kulit. Jika ternyata berwarna pink cerah, hentikan penggunaan kompres es. Kompres es juga membantu mengobati luka bakar kulit dan jerawat.

Es dan panas bekerja secara berbeda untuk setiap cedera atau peradangan. Namun, keduanya membantu dalam pemulihan. Menggunakan es atau panas di daerah yang cedera bukan solusi jangka panjang, itu hanya cara untuk mengurangi rasa sakit dan luka-luka pada jangka pendek. Anda perlu pergi ke dokter untuk mencari pengobatan yang tepat bila rasa sakit masih berkepanjangan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s